ayat alquran tentang injil palsu

Yang Kami utus sebelum engkau hanya orang laki-laki yang Kami beri Wahyu(Injil). Tanyakanlah orng-orang yang berpengetahuan, jika kamu tiada mengetahuinya." (Q 16:43). Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang engatakan demikian( terdapat di Q 4:136, Q 89:90, dll) OaseIman. Selasa, 22 Maret 2022 - 06:00 WIB. Benarkah Yahudi Bangsa Paling Unggul? Inilah Kata Al-Quran tentang Bani Israil. Bagikan: WhatsApp. Allah menyebutkan, letak kemuliaan dan keunggulan Bani Israil atas umat-umat yang lainnya, ketika taat pada Allah dan ajaran para nabi. SAMPAI hari ini, orang Yahudi percaya bahwa KitabAl-Qur'an artinya: sungguh kami telah menurunkan az Zikir (al-Qur'an) dan sungguh kami akan memeliharanya. Diberikan kepada nabi muhammad saw, sebagai penyempurna kitab sebelumnya dari awal mula al Qur'an diturunkan sampai sekarang dan seterusnya akan selalu terjaga allah menjamin kitab suci al quran akan selalu Karenamemang berasal dari satu sumber, yakni agama monoteistik yang dianut oleh Abraham/Ibrahim. Agama Yahudi, Nasrani dan Islam adalah tiga terbesar dari agama-agama Abraham ( Abrahamic religions - Wikipedia) dengan masing-masing Kitab Sucinya, yakni Taurat, Alkitab, dan Alquran.Karena berasal dari satu sumber, maka kisah-kisah nabi yang terdapat di dalam ketiga Kitab tersebut hampir sama EnamAyat Al-Quran Tentang Isa. Enam Ayat Al-Quran Tentang Isa. Dec 27th. Empat Kelebihan Al-Fatihah. Empat Kelebihan Al-Fatihah. Dec 27th. Lima Ayat yang Mendorong Mukmin Membaca Kitab Allah. Injil, Palsu Atau Tidak? Dec 27th. Alkitab - Kitab Suci Umat Kristen. Alkitab - Kitab Suci Umat Kristen. Dec 27th. Single Chamber Muffler Vs Dual Chamber. Suatu hari ada teman Muslim berkata “Nabi Isa memberi ramalan kedatangan Nabi Muhammad. Hal ini tertulis dalam Injil Barnabas.” Saya bertanya kepadanya “Apakah anda pernah melihat atau membaca Injil Barnabas?” Ia menjawab “Tidak pernah.” Sebagian umat Muslim percaya ada Injil Barnabas yang isinya sesuai Al-Quran. Namun apakah benar demikian? Mengapa sebagian umat Muslim lainnya menyatakan Injil Barnabas palsu? Bahkan banyak pemimpin Islam melarang untuk membaca kitab ini. Apakah Injil Barnabas asli atau palsu? Mari telaah isi dari kitab Ini. Anda akan mengerti mengapa Umat Muslim dan Nasrani setuju untuk menolaknya. Anda juga dapat melihat berita Injil yang sebenarnya. Penulis Injil Barnabas Banyak orang berpikir kitab Injil Barnabas berasal dari Murid Isa yang bernama Barnabas. Padahal pandangan ini salah. Kitab Injil Barnabas ditulis oleh Mustafa de Arande. Ia seorang Muslim Arab berkebangsaan Spanyol, hidup sekitar tahun 1500. Ia bukan murid Isa Al-Masih. Ia juga tidak pernah diakui sebagai Rasul ataupun Nabi. Baik oleh umat Muslim dan Nasrani. Ini salah satu poin dasar yang penting. Bahwa asal penulisan kitab ini dari “orang biasa”. Tidak ada yang mengakui otoritasnya untuk menulis kitab suci. Sehingga isinya bukanlah acuan kebenaran. Selanjutnya saat penelitian, banyak ahli mengatakan Injil Barnabas palsu. Karena terdapat banyak sekali kesalahan informasi dalam isi kitabnya. Mustafa de Arande tidak menguasai sejarah dan budaya abad pertama. Ia mengambil banyak informasi dari budaya dan cerita yang berkembang pada zamannya. Sehingga ada banyak sekali kesalahan mendasar. Berbagai Kesalahan Isi Dalam Kitab Barnabas Ada begitu banyak kesalahan dan kejanggalan Injil Barnabas ini. Banyak kesalahan data. Juga banyak perbedaan ajaran baik dengan Al-Quran maupun Injil. Mari kita lihat berbagai contoh kesalahannya. 1. Injil Barnabas Palsu Karena Kesalahan Data Sejarah Dan Budaya. Penulis menyatakan Isa lahir pada zaman pemerintahan Pontius Pilatus. Padahal Pontius Pilatus memerintah di Palestina 26-36 M. Jadi Pontius Pilatus berkuasa sekitar 20 tahun sesudah kelahiran Isa. Pasal 20-21 menyatakan Isa berlayar dari danau Galilea ke Nazaret. Kenyataannya Nazaret adalah kota daratan. Letaknya 25 kilometer dari danau Galilea. Kota ini berada 320 meter di atas permukaan laut. Pasal 21 menyatakan Isa mendaki ke Kapernaum. Padahal kota Kapernaum adalah kota dataran rendah. Letaknya di pesisir yang pada tepi pantai Galilea. Pasal 98 menyatakan 200 keping emas dirham tidak cukup memberi makan 5000 orang. Jelas ada kesalahan mata uang. Penulis tidak paham beda antara mata uang emas dirham dan perak dinar. Penulis juga menggunakan penilaian pertukaran mata uang yang salah. Menurutnya 1 keping emas = 60 keping perunggu. Yang benar adalah 1 keping emas = 3200 keping perunggu. Pasal 119 menyatakan bahwa gula dan emas diperjualbelikan. Padahal di abad pertama, madu adalah bahan pemanis utama. Gula baru menjadi alat pemanis pada abad ke 6. Pasal 144-150 menyatakan orang Farisi ada pada zaman Nabi Elia. Padahal Nabi Elia hidup sekitar 800 SM. Sedangkan orang Farisi baru ada pada tahun 2 SM. Pasal 152 menyatakan tempat penyimpanan arak terbuat dari tong kayu. Pada masa itu di Palestina, tempat penyimpanan arak di guci atau bejana tanah liat. Penyimpanan tong kayu baru pada abad pertengahan. Pasal 152 menyatakan militer Romawi masuk bait suci untuk menggangu Isa. Fakta sejarah saat itu tidak boleh orang bukan Yahudi masuk ke Bait Suci. Pasal 194 menuliskan Lazarus dan kedua saudarinya memiliki dua desa. Yaitu Magdala dan Betania. Hal ini tidak mungkin pada zaman itu. Di bawah kekuasaan Romawi, mustahil orang biasa dapat memiliki sebuah desa. Gambaran ini adalah situasi kapitalisme Eropa pada abad pertengahan. 2. Injil Barnabas Palsu Karena Bertentangan Dengan Al-Quran. Pasal 178 menyatakan langit ada sembilan. Sedangkan Al-Quran menyatakan tingkatan langit ada tujuh Qs 229. Isi kitab Barnabas mengambil informasi dari filsuf Dante. Dante yang mengarang buku “Divina Commedia” tentang sembilan langit menuju Firdaus. Pasal tiga menyatakan Maryam tidak merasa sakit saat melahirkan. Namun Al-Quran menyatakan ia merasakan sakit Qs 1923. Kisah ini sebenarnya hanyalah budaya yang berkembang pada umat Katolik saat itu. Mereka menyatakan maryam tidak merasa sakit untuk menunjukkan penghormatan kepadanya. Kitab Barnabas menyatakan malaikat dan semua manusia akan mati pada akhir zaman. Hanya Allah yang tetap hidup paragraf 53. Ajaran ini tidak ada dalam Al-Quran maupun Injil. Selanjutnya menyatakan Allah menciptakan segalanya untuk Muhammad saja bag 39, hal 91. Hal ini bertentangan dengan ajaran yang menyatakan “rahmat untuk semesta”. Pada bagian lain menuliskan manusia perlu mengimani Muhammad sebagai syarat masuk surga bag 192, hal 429. Padahal Muslim percaya untuk mengimani Allah bukan Muhammad untuk selamat di akhirat. Kitab ini juga mengisahkan Muhammad akan pergi ke Neraka. Ia akan ketakutan saat melihat hukuman manusia di sana bag 135, hal 315. Informasi aneh mengenai umat Muslim. Bahwa jika ada mukmin taat namun tidak memiliki pekerjaan akan berada di neraka selama tahun bag 137, hal 319. 3. Injil Barnabas Palsu Karena Bertentangan Dengan Taurat Dan Injil. Pasal 91-92 menyatakan Isa dan para murid melakukan tradisi puasa 40 hari. Memang injil mencatat Isa pernah puasa 40 hari. Namun hal ini bukanlah kebiasaan saat itu. Berpuasa 40 hari baru menjadi kebiasaan pada beberapa abad sesudahnya. Gereja Katolik menetapkan puasa 40 hari menjelang paskah. Isa Yesus tertulis sebagai Kristus, namun disangkal sebagai Mesias. Penulis kitab Barnabas tidak mengetahui kedua kata ini bermakna serupa. Kristus adalah bahasa Yunani. Mesias berasal dari bahasa Ibrani. Berarti yang diurapi untuk menjadi penyelamat. Kitab Barnabas menyatakan Isa terangkat ke surga dua kali Pasal 215, 219, 221. Jelas bertentangan dengan isi kitab Injil. Isa terangkat hanya satu kali. Sekarang Ia berada bersama Allah di surga. Pasal 53 menyatakan Isa menampar dan memukul orang. Hal ini tentu bertentangan dengan kepercayaan umat Nasrani. Bahkan juga bertentangan dengan Al-Quran yang menyatakan Isa adalah nabi Allah. Ajaran Isa jelas menyatakan kasih bukan kekerasan. Karena semua alasan ini maka jelas Injil Barnabas palsu! Banyak tokoh agama Islam dan Kristen menyatakan hal ini. Injil Barnabas Palsu Menurut Tokoh Agama Islam Bayangkan jika Anda seorang Muslim yang mendapat berita menarik. Bahwa ada kitab Allah yang hilang telah ditemukan. Kitab ini sesuai dengan isi Al-Quran. Bagaimana respon Anda? Demikianlah ada banyak kegembiraan dan rasa penasaran dari kalangan umat Muslim. Berita ini dahulu sempat menghebohkan Turki. Menteri Kebudayaan, Ertugrul Gunay juga menyatakannya kepada media. Namun sayang pada penelitian lebih lanjut mengungkapkan banyak sekali kesalahan. Penelitian para ahli bahasa dan arkeologi mengkonfirmasi kesalahan kitab ini. Kitab itu ditulis dengan bahasa Syria modern, bukan bahasa Aramaic kuno. Ini adalah dua bahasa yang sangat berbeda. Bahasa Syria modern mengalami standarisasi tahun 1840. Berbeda 1500 tahun dari isi sejarah kitab. Satu hal yang paling penting, ada keterangan waktu. “Ditulis pada tahun 1500 Tuhan Kita Masehi” di bagian bawah buku. Ini menjadi bukti otentik bahwa penulisan kitab ini pada sekitar tahun 1585. Dengan berpatokan pada semua bukti-bukti di atas, para ahli arkeologi menyatakan Injil Barnabas palsu. Karena itu pada 28 Februari 2012, satu minggu setelah pernyataannya, Menteri Kebudayaan Turki menarik kembali pernyataannya. Lalu mengeluarkan kitab tersebut dari Museum Ankara. Dr. Abbas Mahmoud Al Aqqad juga menyatakan Injil Barnabas palsu. Ia adalah guru besar terkenal di Universitas Al Azhar di Cairo, Mesir. Dia mengajak umat Muslim sedunia untuk menjauhkan diri dari Injil Barnabas. Ia menguraikan kepalsuan Injil tersebut. Ia berkesimpulan kitab ini bukan saja menyerang ajaran agama Nasrani tetapi juga Islam. Jadi jelas isi Kitab Barnabas adalah palsu. Ini bukanlah berita Injil sejati. Melainkan hanya karangan saja. Umat Islam dan Nasrani tidak perlu percaya kitab Barnabas. Juga tidak bisa mengambil kutipan dari kitab ini untuk meneguhkan poin penting. Isi Kitab Injil Sejati Kata Injil berarti kabar baik. Isi kitab Injil adalah kabar baik dari Allah bagi manusia berdosa. Allah mau menolong manusia bisa mendapatkan keselamatan. Karena manusia tidak akan mampu selamat dari dirinya sendiri. Karena itu isi Kitab Injil sejati berbicara mengenai Isa Al-Masih. Ia adalah jalan Allah bagi keselamatan manusia. “Karena Anak Manusia [Isa Al-Masih] juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang [menyelamatkan manusia berdosa]” Injil, Markus 1045. Telah ada banyak ramalan mengenai kedatangan, kematian dan kebangkitan Isa. Isi kitab Taurat, Zabur dan Injil selaras. Menyatakan Isa Al-Masih menjadi jalan Allah untuk keselamatan manusia. “Oleh Injil itu kamu diselamatkan, … Kristus [Isa Al-Masih] telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, … dan bahwa Ia telah dibangkitkan, …. “ Injil, 1 Korintus 152-4. Inilah isi berita injil sejati. Jika Anda mengimani Isa, maka akan selamat. Allah akan mengampuni semua dosa Anda. Akan ada rahmat Alah untuk bisa masuk surga di akhirat. Mari mengimani Isa. Mari membaca kitab Injil yang asli. Anda akan menemukan kebenaran Allah untuk menuntun kehidupan. Fokus pertanyaan untuk dijawab pembaca Staff IDI mengharapkan komentar dari para pembaca. Kiranya komentar yang diberikan hanya menanggapi pertanyaan-pertanyaan berikut ini Apakah ada alasan mengapa orang Islam atau Kristen perlu memperhatikan atau percaya kepada isi Injil Barnabas? Mengapa orang-orang Islam masih percaya pada Injil Barnabas yang jelas palsu? Bagaimana cara menolong orang-orang, terutama guru-guru agama, agar tidak mendukung “Injil” Barnabas palsu ini? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk komentar atau pertanyaan yang berbeda, silakan kirim lewat email ke staf kami di [email protected]. Demikian, kami harap diskusi kita akan menjadi semakin terarah dan tidak keluar dari topik artikel. [Staf Isa dan Islam – Telah dinubuatkan Nabi Besar Yesaya bahwa Al-Masih akan datang untuk memberi jaminan keselamatan bagi manusia. Rindukah saudara menerima Jaminan’ tersebut? Artikel tentang Jaminan Keselamatan berikut dapat membantu saudara mendapatkannya.] Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “jil Barnabas Palsu Bertentangan Dengan Al-Quran dan Injil!“ Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut Guru Besar Islam Mencap Injil Barnabas Palsu Menguji “Injil Barnabas” Dengan Al-Quran Dan Injil Allah 7 Fakta Menyatakan Injil Barnabas Palsu!! Injil Barnabas Adalah Injil Palsu! Video Dosen Al-Azhar Mesir Injil Barnabas Palsu! Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau WA/SMS ke 0812-8100-0718 “Ada banyak Injil dan surat rasul awal-awal yang tidak lolos masuk ke dalam Perjanjian Baru karena adanya perbedaan kisah Isa Al-Masih yang diceritakan—Injil-injil seperti Injil Thomas, Injil Ebionit, Injil Ibrani, dan Injil Koptik Mesir” Ada beberapa “Injil” yang ditulis belakangan setelah ditulisnya Injil menurut Matius, Markus, Lukas dan Yahya. Injil-injil palsu itu pun ditolak oleh umat Kristen awal-awal. Gereja mula-mula menolak Injil’ palsu karena alasan yang sama mengapa setiap Muslim pasti akan menolaknya juga Hampir semua buku-buku itu ditulis oleh sebuah gerakan keagamaan yang disebut Gnostisisme, yang ditentang oleh para rasul awal-awal. Gnostisisme telah ada sebelum kekristenan dan nyatanya adalah sebuah gerakan terpisah, meskipun mereka mencoba untuk membuat-buat Isa Al-Masih yang lain sebagai guru Gnostisisme. Pada dasarnya Gnostisisme mengajarkan bahwa bukan Tuhan yang menciptakan dunia, melainkan suatu sosok pencipta dunia yang jahat dan tidak sempurna. Mereka berpaham dualis, yang berarti bahwa mereka percaya bahwa alam jasmaniah sifatnya jahat. Mereka mengajarkan bahwa Isa Al-Masih tidak memiliki tubuh jasmaniah, oleh karenanya beberapa dari mereka berpendapat bahwa Isa tidak mungkin meninggal secara fisik. Mereka adalah pertapa, banyak juga yang vegetarian dan beberapa melakukan kegiatan ibadah birahi. Buku-buku seperti Kisah Paulus, Injil Thomas dan Injil Mesir mengajarkan bahwa hubungan birahi itu salah bahkan jika dalam pernikahan. Mereka percaya bahwa keselamatan itu tidak diperoleh melalui iman dan kebenaran tetapi melalui pengetahuan gaib rahasia, mirip dengan sekelompok Hindu tertentu sekarang ini. Untuk menguatkan ide-ide mereka melawan para rasul, mereka biasanya membuat-buat kisah yang berbeda tentang Isa Al-Masih. Sebagai contoh, Injil Yudas mengajarkan bahwa Isa Al-Masih meminta Yudas untuk mengkhianati dirinya di kayu salib agar rohnya bisa dibebaskan dari penjara tubuh manusianya. Ide-ide ini menembus ke dalam Injil Thomas, Injil Maria, Injil Yudas dan Injil Koptik Mesir Injil Ibrani adalah suatu pengecualian, karena tidak bersifat Gnostik. Para ahli percaya Injil Ibrani adalah penambahan belakangan pada kitab Matius yang memberikan penjelasan teliti, seperti mengganti “makanan kami sehari-hari” dengan “makanan untuk besok” dalam Doa Bapa Kami. Penambahan biasanya dianggap sebagai tanda teks itu tidak asli karena kecil kemungkinan versi yang lebih baru dibuat untuk membuat tulisan semakin tidak jelas. Ahli Alkitab abad keempat Jerome memiliki minat yang besar pada tulisan ini yang menurutnya adalah sekedar Injil Matius dalam bahasa Ibrani. Dia menulis “Injil Ibrani adalah Injil yang digunakan orang Nasrani dan Ebionit, yang baru-baru ini diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke bahasa Yunani, dan yang kebanyakan orang anggap sebagai Injil Matius yang sahih…” Menurut Jerome, perbedaan tulisan yang ada dengan kitab Matius hanya sedikit. Salah satu dari beberapa perbedaan dalam tulisan ini sifatnya menyesatkan, karena mengajarkan bahwa Roh Kudus adalah ibu Isa Al-Masih Amit-amit! Menurut pihak berwenang di masa lampau, seperti Jerome dan Epifanius, Injil Ebionite adalah nama lain Injil ini. Kitab-kitab seperti Injil Thomas, Injil Yudas dan Injil Koptik Mesir itu ditulis bukan pada abad pertama tidak seperti kitab Matius, Markus, Lukas dan Yahya, tetapi disusun pada abad kemudian. Ajaran Gnostik yang menembus Injil tersebut tidak mewakili pemikiran Yahudi yang dimiliki Isa Al-Masih, tetapi pemikiran Yunani yang berkembang di abad kedua. Umat Kristen awal-awal jelas jauh lebih bisa membedakan daripada kita mana buku yang sahih dan mana yang tidak. Buku-buku tersebut semuanya tidak masuk dalam “kanon” norma bukan karena alasan teologis, tetapi karena tidak ditulis oleh para rasul. Gereja tidak “memilih” sesukanya mana yang masuk dalam kanon, melainkan mereka percaya mereka diberi kuasa hanya untuk menerima dan mengakui apa yang telah diberikan Tuhan dalam kitab yang diterima dari para rasul dan sahabat langsung Wahyu Petrus bukan merupakan bagian dari kanon karena itu jelas tidak ditulis oleh Petrus atau bahkan di masa para rasul. Ini terlihat jelas dengan penggunaan 4 Ezra di bab 3, yang baru ditulis sekitar tahun 100 Masehi. Inilah sebabnya mengapa pemimpin awal-awal gereja Origen dari Palestina di tahun 240 menganggapnya palsu. Satu-satunya perbedaan pendapat yang ada tentang kanon adalah mengenai kitab-kitab yang tidak terlalu penting seperti kitab Wahyu, 2 Petrus, Surat Clement, Gembala Hermas, yang masuk atau tidaknya ke dalam kanon tidak akan mempengaruhi ajaran dasar dan pesan Injil Gereja. Mengingat kedua fakta tersebut, sesat sifatnya untuk seorang pendebat seperti Zakir Naik menyajikan keberadaan Injil-Injil’ palsu ini sebagai bukti/dalil untuk suatu Injil jadi-jadian yang cocok gagasan Wahabinya. Lihat Irenaeus, Against Heresies 3 Melawan Penyesatan 3.kata pengantar; seperti dikutip dalam “The Canon of Scripture” Kanon Alkitab Pendalaman Alkitab ESV, Crossway, Wheaton, 2008 17 Ayat Al-Quran Tentang Injil - Umat Islam harus mengimani bahwa Allah Tabaraka Wa Ta’ala telah menurunkan kitab kepada rasul pilihan-Nya sebagai petunjuk bagi umat manusia. Sebelum Al-Quran Allah telah menurunkan beberapa kitab, di antaranya adalah Taurat, Zabur dan Injil. Taurat diberikan kepada Nabiyullah Musa alaihissalam, Zabur kepada Nabiyullah Dawud alaihissalam dan Injil diberikan kepada Isa alaihissalam. Baca Juga 55 Ayat Al-Quran Tentang Taurat Pada tulisan kali ini kita akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran tentang Injil sebagai khazanah pengetahuan agama kita. Simak selengkapnya. 1 Sungguh Kami sering melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani yang diberi Al-Kitab Taurat dan Injil memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. Al-Baqarah 144 2 Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani yang diberi Al-Kitab Taurat dan Injil, semua ayat keterangan, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamupun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian merekapun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu -kalau begitu- termasuk golongan orang-orang yang zalim. Al-Baqarah 145 3 Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri Al-Kitab Taurat dan Injil mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. Al-Baqarah 146 4 Yaitu orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang namanya mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya Al Quran, mereka itulah orang-orang yang beruntung. Al-A’raaf 157 5 Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir dengan kekuatan orang-orang mukmin. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. Al-Fath 29 6 Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi pula dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi mereka sendirilah yang mengada-adakannya untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik. Al-Hadiid 27 7 Dan Kami iringkan jejak mereka nabi nabi Bani Israil dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya ada petunjuk dan dan cahaya yang menerangi, dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. Al-Maa’idah 46 8 Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. Al-Maa’idah 47 9 Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan hukum Taurat dan Injil dan Al-Quran yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka. Al-Maa’idah 66 10 Katakanlah "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al-Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu Muhammad dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. Al-Maa’idah 68 11 Ingatlah, ketika Allah mengatakan "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan ingatlah di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan ingatlah pula diwaktu kamu membentuk dari tanah suatu bentuk yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung yang sebenarnya dengan seizin-Ku. Dan ingatlah di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan ingatlah di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur menjadi hidup dengan seizin-Ku, dan ingatlah di waktu Aku menghalangi Bani Israil dari keinginan mereka membunuh kamu di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata." Al-Maa’idah 110 12 Dia menurunkan Al-Kitab Al-Quran kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, Ali Imran 3 13 Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al-Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil. Ali Imran 48 14 Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir? Ali Imran 65 15 Dan mereka Ahli Kitab tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya untuk menangguhkan azab sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab Taurat dan Injil sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu. Asy-Syuura 14 16 Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. At-Taubah 111 17 Berkata Isa "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab Injil dan Dia menjadikan aku seorang nabi, Maryam 30 Itulah berbagai ayat Al-Quran yang membahas mengenai Injil. Semoga pembahasan di atas menambah keimanan dan pengetahuan Islam kita. Semoga bermanfaat. Diselesaikan pada 2 Rajab 1438 Hijriyah/30 Maret 2017 Masehi. Pendahuluan Sering sekali kita mendengar klaim dari saudara-saudari kita umat muslim yang mengatakan bahwa Surat Palsu yang disebut Injil Barnabas adalah Injil yang benar, tapi apakah benar demikian? Apakah mereka sudah meneliti atau setidaknya membaca isi dari surat palsu yang sangat tebal tersebut, sehingga mereka berani memberikan klaim tersebut? Dalam tulisan saya ini saya ingin memberikan beberapa permasalahan dalam surat palsu tersebut dan juga memberikan perbandingan dengan ayat-ayat pada Alquran yang saya ambil dan rangkum dari beberapa sumber. Asal-Usul Injil Palsu Barnabas IPB Terdapat tiga terjemahan IPB dalam Bahasa Indonesia yaitu Indjil Barnaba terdjemahan J. Bachtiar Affandie, Djilid ke-I 1969 Indjil Barnabas, terdjemahan dari bahasa Arab, oleh Husein Abubakar dan Abubakar Basjmeleh; yang berisi banyak catatan pinggir ayat-ayat Alkitab, yang diambil dari terjemahan Lonsdale and Laura Ragg lihat di bawah; Terjemah Injil Barnabas, dengan diberi notasi ayat-ayat Qur’an, oleh Rahnip M, terbitan-terbitan bahasa Indonesia diatas merupakan terjemahan dari terjemahan yang bersumber pada naskah bahasa. Terbitan naskah bahasa Italia dan terjemahan bahasa Inggris dilakukan oleh Lonsdale Ragg dan Laura Ragg pada tahun 1907 di Oxford, At the Clarendon Press. Naskah IPB bahasa Italia yang dipakai oleh Lonsdale Ragg dan Laura Ragg kini disimpan di dalam perpustakaan negara di Wina, Austria. Naskah IPB terdiri dari 222 pasal, menggunakan bahasa Italia yang menurut Drs. Drewes dan Drs. J. Slomp terdapat banyak kesalahan, “Sering kali huruf “h”, misalnya, ditambahkan; padahal sebetulnya dalam bahasa Italia sama sekali tidak perlu. Contoh “anno” tahun menjadi “hanno”. Demikian pula kata “Chrissto” ditulis dengan dua huruf “s” padahal cukup satu saja. Boleh dikata bahasa yang dipakai dalam naskah itu merupakan campuran dari dua dialek Italia, yakni dialek Tuska dan dialek Venezia. Lagipula terdapat banyak salah ejaan yang tak dapat dibenarkan, baik dari sudut dialek Tuska maupun dialek Venezia. Kedua dialek tersebut digunakan di kota universitas Bologna Italia. Di kota itu ada mahasiswa yang berasal dari Spanyol. Seorang cendekiawan Spanyol, Prof. M. de Epalza, membuktikan bahwa banyaknya kesalahan ejaan dalam “injil Barnabas” adalah khas bagi seseorang yang menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa ibu. Selanjutnya masih dapat dikemukakan bahwa kemungkinan besar Barn bukan terjemahan ke dalam bahasa Italia dari bahasa lain. Sebab apabila suatu buku diterjemahkan sering kali bahasa aslinya masih nampak samar-samar dalam susunan kalimatnya, gaya bahasanya, dan lain-lain. Hal itu tidak kelihatan pada Barn, sehingga boleh dikatakan bahwa naskah “injil Barnabas” yang asli dikarang dalam bahasa Italia. Bahasa Italia sendiri belum ada pada masa hidup Yesus, dan baru pada abad ke-13 merupakan bahasa tulisan.” Sarjana-sarjana yang meneliti dengan cermat tentang pokok ini secara bulat berpendapat bahwa naskah yang dikaitkan dengan Barnabas ini, tidak pernah ada sebelum abad ke 15. Suatu penelitian sejarah menunjukkan bahwa naskah asli dari IPB ini muncul untuk pertama kali pada tahun 1709 dalam barang Craemer, seorang Penasehat Raja Prusia. Naskah ini diambil dari padanya dan disimpan di Perpustakaan Wina pada tahun 1738. Semua sarjana yang menelitinya mencatat bahwa sampul naskah ini terbuat dalam gaya Timur karena itu mempunyai catatan pinggir dalam bahasa Arab. Dari pengujian kertas dan tinta yang digunakan, nampak bahwa itu ditulis pada abad ke 15 atau ke 16. Al-Mas’udi mengatakan, “Kami telah menyebutkan nama-nama kedua belas dan ketujuh puluh murid-murid Al-Masih, tentang penyebaran mereka di seluruh negeri, dan berita-berita lain meliputi pekerjaan dan tempat penguburan mereka. Penulis keempat Injil termasuk Yohanes dan Matius ada diantara kedua belas orang itu, sedangkan Lukas dan Markus ada diantara kelompok tujuh puluh” Al-Tanbih wal Isharaf, halaman 136. Jika kita merujuk kepada perkataan Al-Mas’udi tersebut, maka kita melihat suatu ketidak-sesuaian isi antara IPB dan Injil Kudus yang diajarkan oleh Rasul-Rasul. Maka benarlah bahwa IPB tidak lebih muda dari abad 15-16 Sarjana Inggris, Dr. Sale, mengatakan bahwa ia menemukan naskah ini dalam bahasa Spanyol yang ditulis oleh seorang Ukraina bernama Mustafa Al Arandi, yang mengklaim telah menterjemahkannya dari bahasa Itali. Dalam pendahuluan dari salinan ini dinyatakan bahwa seorang biarawan bernama Marino, yang dekat dengan Paus Sixtus V, mengunjungi perpustakaan Paus pada satu hari di tahun 1585, dan menemukan sebuah surat dari St. Irenaeus yang mengeritik rasul Paulus dan mendasarkan kritikannya itu pada Injil Barnabas. Setelah itu Marino berkeinginan kuat untuk menemukan Injil itu. Suatu hari ia berjumpa dengan Paus Sixtus V dalam perpustakaan kepausan, dan ketika mereka berbincang-bincang, Paus tertidur. Biarawan ini menggunakan kesempatan tersebut, ia mencari buku itu dan menemukannya, ia menyembunyikannya dalam salah satu lengan bajunya. Ia berada di sana sampai Paus terbangun, baru ia meninggalkan tempat itu, dengan membawa buku tersebut. Walaupun begitu, setiap orang yang membaca tulisan St. Irenaeus ini tidak akan menemui petunjuk-petunjuk menyangkut Injil Barnabas dan juga tidak ada kritikan dalam bentuk apapun yang ditujukan kepada Rasul Paulus. Dalam Kisah Para Rasul, Barnabas adalah seorang yang percaya terhadap Pengorbanan Yesus di Salib dan ia tidak mempermasalahkan Injil salib yang diberitakan oleh Rasul-rasul lainnya, hal ini terbukti dengan sendirinya melalui pemberitaan Injil yangdilakukannya bersama Paulus di Yerusalem, Antiokia, Ikonium, Listera dan Derbe. Barnabas juga memberitakan Injil bersama keponakannya di pulau Siprus. Ini menyatakan bahwa Barnabas adalah seorang yang percaya pada Injil salib yang diberitakan oleh Paulus, Markus dan Rasul-Rasul, Karena Injil Barnabas menyangkali akan dasar kenyataan ini, maka buktinya pun sudah jelas bahwa kitab tersebut adalah satu pemalsuan Bagaimanakah naskah itu sampai tersimpan di perpustakaan negara di Wina. Untuk mengetahui asal-usulnya kita harus kembali dalam sejarah. Pada tahun 1718, diterbitkan buku karangan John Toland berjudul “Nazarenus”. Dalam buku itu ditulis “Dalam karangan ini terlebih dahulu dimuat sejarah singkat tentang injil yang baru, yang saya temukan di kota Amsterdam pada tahun 1709, yakni sebuah Injil Islam yang belum pernah dikenal dan diketahui di antara orang Kristen. Adapun orang yang memberitahukannya kepada saya Tuan Cramer, konsul raja Prusia yang tinggal di Amsterdam, menerimanya dari perpustakaan pribadi seorang yang mulia dan berwibawa di kota tersebut, yang selama hidupnya sering mengemukakan penghargaannya atas kitab tersebut.” Seorang sejarawan berkebangsaan Italia, Gregorio Leti meninggal tahun 1701-pernah tinggal dan bekerja di Amsterdam, penulis biografi Paus Sixtus V 1585-1590. Gregorio Leti inilah yang dimaksudkan oleh Toland dengan “orang yang mulia dan berwibawa”. Setelah Leti meninggal perpustakaannya dilelang. Dari ungkapan negarawan Cramer dia memperoleh kitab IPB dari perpustakaan seorang yang baru meninggal. Cramer kemudian menjual kitab itu kepada Pangeran Eugene dari Savoye. Dan dari perpustakaan Pangeran Eugene kitab IPB akhirnya pindah ke perpustakaan negara di Wina dan tersimpan sampai hari ini. BERSAMBUNG Sumber Catatan Van D’Wijk Referensi Wikipedia Misi-Sabda Media-IsNet Siapa yang tidak pernah mendengar soal injil barnabas. Terlebih umat Muslim. Bagi para Mukmin, injil ini kerap sekali dianggap sebagai satu-satunya injil yang masih asli. Tapi, tahukah Anda bahwa ada tujuh fakta yang menyatakan injil barnabas palsu? Anda perlu menyelidiki ketujuh fakta tersebut untuk menolong Anda lebih mengerti dan memahami injil barnabas. Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut Setelah membaca tujuh alasan di atas, apakah sdr yakin bahwa injil barnabas palsu atau injil asli? Jelaskan alasannya! Selain tujuh fakta di atas, adakah fakta lain yang menyatakan ketidak-aslian injil barnabas? Bila ada, sebutkanlah! Menurut saudara, mengapa para Mukmin cenderung mempercayai injil barnabas sebagai injil asli daripada Injil Allah? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan WA/SMS ke 0812-8100-0718. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut Kepalsuan Injil Barnabas Menurut Islam Menguji “Injil Barnabas” Dengan Al-Quran dan Injil Allah Guru Besar Islam Mencap Injil Barnabas Palsu Injil Barnabas Adalah Injil Palsu! Video Injil Barnabas Palsu, Jangan Dipercaya! Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke 0812-8100-0718

ayat alquran tentang injil palsu